6 Jenis Strain Ayam Broiler yang Ada Di Jawa
Pengetahuan mengenai klasifikasi jenis jenis ayam broiler atau strain ayam broiler diperlukan untuk memahami karakteristik dari masing-masing strain ayam broiler.
Di wilayah Jawa, Indonesia, berbagai strain ayam broiler yang banyak dibudidayakan dalam beberapa peternakan yang tentunya telah disesuaikan dengan kebutuhan pasar, kondisi iklim, dan efisiensi produksi.
Klasifikasi ayam broiler merupakan sistem pengelompokan jenis jenis ayam broiler berdasarkan persamaan dan perbedaan karakteristik pada ayam broiler.
Performa ayam merupakan pencerminan dari keseluruhan aktivitas organ tubuh ayam untuk mencapai kualitas daging yang baik dan optimal. Untuk dapat menghasilkan kualitas ayam yang baik diperlukan manajemen pemeliharaan yang intensif.
Strain ayam broiler yang populer biasanya berasal dari perusahaan pembibitan global yang memiliki distribusi luas di Indonesia. Beberapa produsen ayam dari berbagai negara seperti Amerika memiliki strain : Arbor, Acres, Cobb, dan Avian. Prancis: Isa Vedelta. Inggris: Ross dan Belanda: Hybro dan Hubbard.
Berikut beberapa strain ayam broiler yang sering di jumpai di wilayah Jawa
Strain Ayam Broiler
1. Cobb
Strain Cobb berasal dari perusahaan Cobb-Vantress, salah satu pemimpin global dalam pembibitan ayam broiler. Strain ini berasal dari persilangan bangsa ayam (Plymouth Rock USA) dengan bangsa ayam lain.
Ciri-ciri
- Pertumbuhan cepat dengan efisiensi pakan yang baik (FCR rendah) (Feed Convertion Ratio)
- Daya tahan tinggi terhadap berbagai kondisi lingkungan, cocok untuk iklim tropis seperti di jawa
- Daging dada yang tebal, sesuai dengan preferensi pasar Indonesia.
- Pembentukan genetik lebih kepada pembentukan daging dada ayam
2. Ross
Ross adalah strain yang dikembangkan oleh Aviagen, perusahaan pembibitan global lainnya. Strain jenis ini berasal dari persilangan bangsa ayam Cornish dengan bangsa ayam lain yang berpusat di Inggris.
Ciri-ciri:
- Cepat bertumbuh dengan berat badan yang seragam
- Efisiensi konversi pakan yang tinggi
- Memiliki tingkat keseragaman (uniformity) yang baik dalam satu flok, Memudahkan manajemen pakan.
- Populer karena ketahanan terhadap penyakit dan stress lingkungan
- Pengembangan genetik pada kekuatan kaki sebagai penyeimbang berat badan
3. CP 707
Strain CP 707 berasal dari Charoen Pokphand, perusahaan besar Thailand yang juga memiliki jaringan luas di Indonesia
Ciri-ciri:
- Cocok untuk kondisi tropis dan manajemen pemeliharaan di Indonesia
- Memiliki performa tinggi, baik dari segi pertumbuhan maupun kualitas daging.
- Banyak digunakan oleh peternak kecil dan menengah di Jawa
4. Lohmann
Lohmann adalah strain ayam broiler dari perusahaan Lohmann Tierzucht yang terkenal di industri perunggasan.
Ciri-ciri:
- Pertumbuhan yang cepat dan efisiensi pakan yang baik
- Cenderung tahan terhadap penyakit tertentu, membuatnya cocok untuk peternakan dengan manajemen intensif
- Dikenal memiliki karkas yang proporsional
5. Hybro
Strain Hybro adalah hasil pengembangan dari Hendrix Genetics
Ciri-ciri:
- Memiliki performa yang stabil di berbagai kondisi lingkungan
- Bobot badan yang baik dengan FCR yang kompetitif
- Memiliki daya tahan yang kuat terhadap perubahan suhu dan stress
- Tahan terhadap penyakit ascites
- Pengembangan genetik pada hasil maupun produk karkas
6. Hubbard
Strain Hubbard berasal dari perusahaan pembibitan Hubbard yang memiliki reputasi yang baik
Ciri-ciri:
- Cocok untuk produksi daging bekualitas tinggi.
- Performa unggul dalam kondisi manajemen pemeliharaan intensif maupun semi-intensif
- Tingkat keseragaman ayam yang baik
Faktor Pemilihan Strain di Wilayah Jawa
Strain ayam broiler yang dipilih oleh peternak di Jawa umumnya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti:
1. Kondisi lingkungan: suhu dan kelembapan di Jawa mempengaruhi pemilihan strain yang tahan stress
2. Ketersediaan dan Harga DOC: Strain yang mudah diakses dan terjangkau sering kali menjadi pilihan utama
3. Kebutuhan Pasar: Preferensi pasar terhadap ukuran ayam dan kualitas daging sangat menentukan strain yang digunakan
4. Manajemen Pemeliharaan: Strain dengan toleransi yang tinggi terhadap penyakit cocok untuk peternakan dengan manajemen sederhana.
Kesimpulan
Strain ayam broiler seperti Cobb, Ross, CP 707, dan Hubbard adalah beberapa yang paling sering digunakan di wilayah Jawa. Setiap strain memiliki keunggulan tersendiri dalam hal pertumbuhan , efisiensi pakan, dan adaptasi lingkungan. peternak perlu memilih strain yang sesuai dengan tujuan produksi, anggaran, dan kondisi pemeliharaan untuk mendapatkan hasil yang optimal
Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang sedang ingin memulai usaha peternakan ayam broiler di Jawa.
Post a Comment for "6 Jenis Strain Ayam Broiler yang Ada Di Jawa"